HOME PROFILE TYPE ARTIKEL CASH DAN KREDIT CONTACT US
    Cari Produk:   
DEALER PAJERO DAKAR  
PAJERO GLX 4x4  
PAJERO EXCEED 
DEALER OUTLANDER PX  
Dealer OUTLANDER GLS  
SHOWROOM OUTLANDER GLX 
MIRAGE GLS SPORT 
MIRAGE EXCEED 
MIRAGE GLX MANUAL 
DEALER L300  
STRADA TRITON  
PICK UP T120 SS  
COLT DIESEL 
FUSO 
OUTLANDER PX  
DEALER EXPANDER 
EXPANDER 
KREDIT DP MURAH L300 
KREDIT L300 
PAKET KREDIT L300  
Harga Pajero 
PAJERO DAKAR ULTIMATE 
EXPANDER 
Flag Counter



Mobil Remote Control Seukuran Mobil

Jakarta - Mobil remote control biasanya merupakan mainan anak kecil yang ukurannya juga kecil. Tapi jangan salah sangka ketika melihat mobil yang satu ini. Meski berukuran layaknya sebuah mobil konvensional, ini adalah mobil remote control.

Mobil ini dirancang oleh para peneliti dari Technische Universitat Munchen (TUM) di Jerman. Seperti layaknya mobil remote control, mobil ini juga bisa berjalan-jalan tanpa perlu ada pengemudi di dalam kabinnya. Karena, operator akan mengendalikan mobil ini dari jarak jauh.

Para peneliti mengatakan teknologi ini sangat mungkin untuk diaplikasi ke dunia nyata dan akan berguna bagi beberapa pihak. Sebut saja pemilik rental mobil yang bisa membawa pulang mobilnya tanpa perlu mendatangi lokasi si penyewa. Bisa pula digunakan untuk membawa keluarga ke tempat tujuan.

Sejauh ini, tim peneliti dari Tum itu telah melengkapi prototipe Visio.M, nama mobil remote control tersebut dengan enam kamera video, lima di antaranya dipasang di kaca spion menghadap ke depan atau ke samping dan satu lagi melihat keluar jendela belakang.

Dengan kamera-kamera ini, sang operator dapat mengetahui kondisi lingkungan mobil karena bisa pandangan ke sekitar mobil. Dengan pandangan itu, si operator lalu mengendalikan mobil ini dari jauh seolah sedang bermain.

Para ilmuwan juga mengklaim bahwa sistem ini tidak terlalu mahal, dan bahwa jaringan LTE yang digunakan sebagai penghubung secara real time antara mobil dan operator sudah teraplikasi di banyak kota.

Bahkan bila jaringan LTE melemah, jaringan UMTS yang lebih lambat juga masih bisa membuat teknologi ini bekerja karena perbedaan waktunya hanya setengah detik, dengan perbedaan tipis itu, sang operator masih punya kesempatan untuk bertindak, misalnya untuk menghindari kecelakaan.

Meski terbilang ide yang kontroversional, para peneliti berharap teknologi ini akan digunakan dalam waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan.

(syu/ddn)

 

 
BINA DIRGAHAYU@2012 | created by Moro Sakato | rss | KKM | KKM | KKM
... Copyright by Moro Sakato showroom mobil honda, showroom mobil honda bekasi, jual mobil honda